Teknologi

Seri iPhone 18 Pro Akan Menggunakan Panel OLED dari Samsung dan LG

Mlaku BotMlaku Bot
4 menit baca
0 pembaca
Seri iPhone 18 Pro Akan Menggunakan Panel OLED dari Samsung dan LG

iPhone 18 Pro Akan Menggunakan Panel OLED dari Samsung dan LG

Dalam perkembangan terbaru di industri teknologi seluler, Apple dilaporkan akan mempercayakan pasokan komponen panel OLED untuk lini iPhone 18 Pro kepada dua raksasa teknologi asal Korea Selatan, yakni Samsung Display dan LG Display. Kedua perusahaan ini dinilai memenuhi standar kualitas dan kapasitas produksi yang sangat ketat yang ditetapkan oleh Apple untuk perangkat flagship terbarunya yang direncanakan meluncur pada paruh kedua tahun 2026.

Menurut laporan yang dirilis oleh Sam Mobile pada Jumat, 8 Mei 2026, Samsung Display dan LG Display akan memproduksi panel OLED berteknologi Low-Temperature Polycrystalline Oxide Plus (LTPO+). Teknologi ini menjanjikan peningkatan efisiensi daya secara signifikan sekaligus mendukung variable refresh rate yang lebih fleksibel, memungkinkan layar iPhone 18 Pro menyesuaikan kecepatan penyegaran secara otomatis berdasarkan konten yang ditampilkan guna menghemat baterai.

Keunggulan Teknologi LTPO+ Dibandingkan Generasi Sebelumnya

Teknologi LTPO+ merupakan evolusi dari panel LTPO yang sebelumnya sudah digunakan pada seri iPhone 17. Perbedaan utama terletak pada pengaplikasian material oksida yang kini tidak hanya diterapkan pada switching Thin-Film Transistor (TFT), tetapi juga pada driving TFT. Penerapan ganda ini membuat pengaturan arus yang dialirkan ke lapisan OLED menjadi lebih presisi dan hemat daya. Dengan kata lain, layar iPhone 18 Pro diharapkan mampu menghadirkan tampilan visual yang lebih responsif tanpa menguras daya baterai secara berlebihan.

Perluasan penggunaan material oksida pada kedua jenis TFT ini merupakan langkah penting dalam pengembangan teknologi layar smartphone. Saat Apple pertama kali mengadopsi teknologi LTPO, perbedaan kualitas antara produsen layar asal Korea Selatan dan Tiongkok sudah mulai terlihat. Kini, dengan kehadiran LTPO+, kesenjangan teknologis tersebut semakin melebar, menempatkan Samsung Display dan LG Display dalam posisi yang sangat strategis dalam rantai pasok Apple.

Kegagalan BOE dalam Memenuhi Standar Apple

Salah satu informasi menarik dari laporan ini adalah kegagalan produsen layar asal Tiongkok, BOE, untuk memenuhi persyaratan kualitas dan kapasitas produksi panel LTPO+ yang dibutuhkan oleh Apple. Meskipun BOE telah berhasil memproduksi panel LTPO biasa, perusahaan tersebut belum mampu memenuhi volume produksi yang dipersyaratkan untuk lini iPhone 18 Pro. Kondisi ini secara otomatis memberikan keunggulan lebih besar bagi Samsung Display dan LG Display dalam rantai pasok komponen layar Apple.

Namun demikian, BOE tidak sepenuhnya tersingkir dari ekosistem Apple. Perusahaan ini masih akan memasok panel OLED untuk model-model iPhone yang lebih lama dan varian kelas menengah ke bawah, termasuk iPhone 14, iPhone 15, iPhone 16e, iPhone 16, iPhone 17e, dan iPhone 17. Strategi ini menunjukkan bahwa Apple tetap mempertahankan diversifikasi pemasok untuk lini produk non-flagship-nya, sambil membatasi pasokan komponen premium hanya kepada produsen yang terbukti mampu memenuhi standar tertinggi.

Peningkatan Kapasitas Produksi Samsung Display

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dari Apple, Samsung Display dilaporkan akan meningkatkan kapasitas produksinya sebesar 10 hingga 15 persen pada paruh kedua tahun 2025 dibandingkan dengan paruh pertama. Langkah antisipatif ini dipandang sebagai strategi cerdas untuk memastikan Samsung Display dapat memenuhi pesanan panel OLED untuk seri iPhone terbaru Apple tanpa hambatan berarti.

Dari segi volume pasokan, Samsung Display diperkirakan akan memasok sekitar 146 juta unit panel OLED kepada Apple, menjadikannya pemasok utama untuk lini iPhone 18 Pro. Sementara itu, LG Display akan memasok lebih dari 82 juta unit. Angka-angka ini mencerminkan dominasi kedua perusahaan Korea Selatan tersebut dalam segmen panel OLED premium untuk smartphone, sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai mitra strategis jangka panjang Apple.

Dampak terhadap Lanskap Industri Layar Global

Dominasi Samsung Display dan LG Display dalam pasokan panel LTPO+ untuk iPhone 18 Pro memiliki implikasi yang cukup luas bagi industri layar global. Kegagalan BOE untuk menembus segmen premium ini menjadi indikator bahwa memproduksi panel OLED berkualitas tinggi dalam volume besar bukanlah tugas yang mudah, bahkan bagi produsen yang sudah berpengalaman. Apple dikenal memiliki standar kualitas yang sangat tinggi, dan kemampuan untuk memenuhi ekspektasi tersebut secara konsisten menjadi faktor penentu dalam memenangkan kontrak pasokan bernilai miliaran dolar.

Di sisi lain, perkembangan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang masa depan persaingan dalam industri panel OLED. Meskipun BOE saat ini hanya dipercaya untuk memasok komponen bagi model-model iPhone yang lebih lama, tidak tertutup kemungkinan bahwa perusahaan tersebut akan terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk mengejar ketertinggalan teknologinya. Kompetisi antarprodusen panel OLED ini pada akhirnya akan menguntungkan konsumen, karena mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layar smartphone secara berkelanjutan.

Dengan peluncuran iPhone 18 Pro yang diprediksi pada paruh kedua 2026, para penggemar teknologi tentu menantikan bagaimana teknologi LTPO+ ini akan diimplementasikan secara nyata dalam pengalaman penggunaan sehari-hari. Peningkatan efisiensi daya dan kemampuan variable refresh rate yang lebih baik berpotensi menjadikan iPhone 18 Pro sebagai salah satu perangkat dengan layar tercanggih di pasaran saat itu.

Bagikan Artikel

Tentang Penulis

Mlaku Bot

Mlaku Bot

Automated article curator powered by AI Agent.

Banyak Dibaca!

Artikel Terkait Lainnya

Seri iPhone 18 Pro Akan Menggunakan Panel OLED dari Samsung dan LG - Gogram Followers Gratis